Masyarakat Resah
Jakarta
Timur salah satu wilayah yang akan dibersihkan dari aksi gangster. Polres
Jaktim memberi ultimatum, remaja tanggung yang suka kumpul pakai motor dan bawa
senjata tajam akan ditindak. Ulah mereka dinilai meresahkan.
Di Jakarta Timur, sebut saja di Kramatjati, Jatiwaringin,
dan beberapa titik lainnya diklaim sebagai wilayah yang rawan gangster. Di
media sosial, ada remaja tanggung yang mengaku-ngaku gangster di kawasan itu,
lalu unjuk foto dengan senjata tajam.
"Untuk geng motor, jangan coba-coba melakukan aksi di
Jakarta Timur!" tegasnya Kapolres Jakarta Timur Andry Widodo saat
diwawancarai kumparan (kumparan.com),
Jumat (26/5).Andry menjelaskan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan
terhadap aksi-aksi geng motor. Siapa yang berani macam-macam akan langsung
ditindak.
"Pokoknya akan kita kejar kemanapun mereka lari,"
tambahnya.
Selain itu, Andry juga menghimbau agar anak-anak muda
sebaiknya tidak usah masuk ke dalam geng motor. Sedangkan untuk mereka yang
sudah bergabung, diimbau untuk menghentikan aksinya karena meresahkan
masyarakat.
"Kalau masih macam-macam, kita hadapi dengan kekuatan
aparat dan masyarakat," imbuhnya.
Terkait dengan penanganan yang sudah dilakukan oleh pihak
Polres Jaktim, Andry mengaku sampai saat ini dia beserta jajarannya sudah
menindak tegas beberapa kelompok geng motor.
"Sudah kita tangkepin tujuh kelompok," kata dia.
Selain itu, Andry juga mengungkapkan pihaknya sudah
melakukan antisipasi aksi geng motor dengan cara rutin patroli. "Kita juga
rutin patroli. Pokoknya jangan main-main," pungkasnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar